13/12/2017 11:25:00

Cara menghindari berita hoax, akhir-akhir ini hampir semua media membicarakan mengenai hoax, sebenarnya ini bukan hal baru di dunia maya. bagi penggunaa internet awal milenium pasti sudah terbiasa menghadapi berita hoax. karena pada masa itu kabar hoax lebih jelas perbedaanya dengan kabar sebenarnya. kenapa ? karena media yang digunakan juga terbatas hanya berupa text atau gambar dengan resolusi rendah. kemampuan software pengolah gambar juga tak sebisa sekarang dan juga media social tidak seramai saat ini.

Berbeda dengan sekarang kemudahan mempunyai media online dan mudahnya masyarakat mengakses informasi menjadi hal utama kenapa berita hoax gampang viral. Dan faktanya penyebar berita hoax pasti meraup keuntungan yang besar berupa materi, coba saja cek website penyebar hoax dan fitnah pasti iklannya bertebaran.


Bagaimana cara menghindari berita hoax 

1.Content Berita.

Langkah pertama memeriksa berita hoax adalah ada materi / content yang di beritakan. content bisa berupa judul, isi berita berupa text, gambar atau video. ketika contentnya negatif bertentangan dengan logika anda patut waspada. Kebanyakan berita hoax bertendensi negatif ke seseorang atau objek tertentu dan sangat dekat dengan isu sara dan terkesan mengada-ada. jika menemukan kabar yang menyerang seseorang terutama tokoh penting waspadalah.

2. Cek Domain / url

Domain adalah alamat dari sebuah website / blog, jadi jika menggunakan domain gratis apa lagi hanya subdomain kemungkinan besar itu hoax, apalagi jika kabar tersebut hanya berupa hasil screenshoot. tambah sumber url / domain pastikan itu hoax. karena kenapa semua kabar yang baik pasti diberitakan oleh media online yang terpercaya. 

Blog / web berupa sub domain .blogspot.com, .wordpress.com atau .webly.com atau sub domain lainnya yang umum digunakan untuk blog engine dan menyertakan kabar sesuai point nomor 1 anda patut waspada.

satu-satunya domain yang patut dipercayai adalah .gov atau di indonesia go.id karena domain ini digunakan oleh pemerintah dan tidak bebas digunakan oleh siapa saja. selain .go.id ada domain co.id yang dikelolah oleh perusahaan yang sistem validasinya masih bisa dipertanggung jawabkan. Bagaimana dengan domain my.id seperti yang saya gunakan sekarang ? apakah informasinya hoax, itu tergantung anda menilainya.

3. Sumber berita Hoax

sumber berita maksudnya dari mana anda mendapatakan informasi tersebut. apakah hasill screnshoot di group WA. atau dari sms ajakan untuk membuka link, atau dari timeline facebook anda ?. penyebar media hoax akan menggunakan hampir semua media social untuk meyebar link informasi. seperti yang saya sebutkan diawal media sosial adalah senjata utama untuk menyebarkan informasi hoax jadi waspadalah berteman dan ber sosial media.

4. Penyajian Berita Hoax

Trafik adalah segalanya dalam bisnis content ? apapun dilakukan untuk menarik pembaca kedalam sebuah website. dan conversinya adalah rupiah. website penyebar hoax akan dipenuhi dengan iklan yang banyak. dan jumlah content yang sedikit. anda pernah menemukan website berita dipenuhi dengan iklan ? waspadalah.

Lalu bagaimana aturan main menggunakan internet dan social media ?. 

  1. Pemerintah Menggunakan domain go.id selain dari itu bukan pemerintah ?
  2. Google tidak mengurutkan pencarian berdasarkan kebenaran data. jadi tidak semua yang tampil di google itu benar dan urutuan pertama belum tentu lebih benar dari urutan selanjutnya.
  3. di sosial media, semua orang bisa menjadi siapa dan apa saja. jadi tidak ada standar kebenaran di sosial media kecuali akun verified.
  4. Semua yang diupload menggunakan media internet bersifat abadi, jadi jangan asal posting.
  5. Jangan Percaya postingan ini sebelum menguji kebenarannya. 

Wassalam